Setelah cukup lama mempersiapkan tulisan saya, akhirnya terbit juga buku perdana saya yang berjudul: "Membuat Sistem Monitoring Pelanggaran Siswa berbasis Web dan Android".
Saya mengucapkan banyak terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh penerbit Lokomedia untuk kesediaannya menerbitkan tulisan saya.
Dan terima kasih pula untuk beberapa rekan developer yang membeli buku saya. Harapan saya, semoga buku ini dapat menjadi bahan perbandingan maupun masukan untuk pengembangan skill dari masing-masing pembaca.
Memang, dalam tulisan perdana saya, tidak hanya mengupas tentang program Androidnya sendiri, melainkan ada versi webnya juga.
Buku ini sangat cocok untuk rekan-rekan guru dan pengajar yang ingin mengimplementasi sistem serupa di seolah masing-masing. Selain itu, cocok juga untuk rekan-rekan developer, para praktisi IT maupun adik-adik mahasiswa yang ingin mengembangkan kemampuan ITnya lebih dalam lagi.
Beberapa teman bahkan telah mengirim email kepada saya secara langsung untuk menanyakan beberapa hal berkaitan dengan buku saya. Ada yang menanyakan, apa yang dimaksud dengan program CHaPSA? Nama program ini sebenarnya adalah singkatan dari "Catatan Harian Pelanggaran Siswa" :) Saya sengaja menyingkatnya dengan nama salah satu permainan kartu, agar gampang diingat.
Dalam kesempatan saya ingin menginformasikan beberapa hal yang harus dilakukan terkait dengan program yang saya sertakan jika Anda membeli buku ini.
Disable fungsi encrypt
Pada file sa_login_class, terdapat function lakukan_login yang berfungsi untuk mengotentikasi user yang login. Nah, di dalam function itu adan pemanggilan function lainnya (convert) yang sebenarnya berfungsi untuk melakukan pengacakan password. Perhatikan baris perintah berikut:
$pass = convert($pass, 'aaaaaaaa');
Nah, karena saya tidak melakukan enkripsi di data yang saya sertakan, maka sebaiknya baris perintah diatas dimark saja, agar dilompati oleh PHP. Karena apabila tidak didisable/dimark, tentu saja Anda tidak akan bisa login, walaupun username dan password yang dimasukkan sudah benar.
Modifikasi Struktur Table
Versi Android yang digunakan di buku ini adalah Android untuk siswa, sehingga untuk bisa login, siswa membutuhkan user dan password. Untuk tabel junior dan senior yang ada di database, kita perlu menambahkan field pass (VARCHAR 20) agar proses otentikasi siswa berjalan dengan sempurna.
Create Table log_api
Satu hal penting lagi yang harus kita lakukan agar program tidak error, adalah menyiapkan table log_api yang dapat kita tambahkan di dalam database. Berikut adalah struktur tabelnya:
CREATE TABLE IF NOT EXISTS `log_api` (
`id` int(11) NOT NULL AUTO_INCREMENT,
`id_student` varchar(6) NOT NULL,
`class` varchar(6) NOT NULL,
`tanggal` datetime NOT NULL,
PRIMARY KEY (`id`)
) ENGINE=InnoDB DEFAULT CHARSET=latin1 AUTO_INCREMENT=1;
Tuesday, October 20, 2015
12:57 PM
Monday, November 3, 2014
12:49 PM
Tips: Mengecek koneksi Internet
Wahyu Kurniawan
No comments
Tips berikut ini bisa kita gunakan apabila dalam aplikasi kita, kita perlu memeriksa apakah ada sambungan internet atau tidak. Berikut snippet codenya:
Sebelum menggunakan function atau method ini, jangan lupa untuk men setting permission di AndroidManifest nya. Semoga bermanfaat
Oleh: Wahyu Kurniawan
public boolean checkInternetConnection() {
ConnectivityManager cm = (ConnectivityManager) context.getSystemService(Context.CONNECTIVITY_SERVICE);
if (cm.getActiveNetworkInfo() != null && cm.getActiveNetworkInfo().isAvailable() && cm.getActiveNetworkInfo().isConnected()) {
return true;
} else {
return false;
}
}
Sebelum menggunakan function atau method ini, jangan lupa untuk men setting permission di AndroidManifest nya. Semoga bermanfaat
Oleh: Wahyu Kurniawan
Saturday, November 1, 2014
10:05 PM
Mengatasi ERROR: "Incompatible State" pada Virtual Box
Wahyu Kurniawan
No comments
Hallo Rekan Developer,
Untuk tulisan saya kali ini, saya akan menceritakan sedikit pengalaman saya yang saya alami beberapa waktu yang lalu. Saat saya membuka Eclipse dan menjalankan GenyMotion (Android Virtual Machine) tahu2 GenyMotionnya ngambek dan tidak mau load Emulator seperti biasanya. Muncul pesan ERROR: Incompatible State. Wah ada apa gerangan ya? Yang pertama kali terlintas dalam pikiran saya adalah mungkin servis free nya sudah nggak ada lagi, alias kalau mau pakai harus bayar :)
Tapi saat saya jalankan, ternyata baik2 saja kok, malah ada versi barunya. Jadi saya berasumsi mungkin versi lamanya tidak compatible dengan Virtual Box softwarenya (Saya menggunakan Virtual Box Manager punya Oracle) Tapi setelah saya downloadpun, GenyMotionnya masih ngga mau jalan.
Wah, gawat. Kalau sampai ngga bisa pakai GenyMotion, artinya hanya ada dua opsi. Yang pertama, saya harus pakai real device Android kalau mau ngetes aplikasi saya, atau yang kedua, saya harus menggunakan AVD milik Eclipse yang notabene waktu inisialisasi bisa ditinggal makan mie goreng dulu saking lamanya :)
Setelah nanya kesana kemari ternyata masalahnya cukup sepele. Yaitu ada proses yang nyangkut di service windows, yang dapat kita lihat saat kita membuka Task Manager, yaitu file yang bernama VBoxNetDHCP.exe dan VBoxHeadless.exe. Pantas saja saat saya menjalankan program Virtual Box nya, emulator devicenya ngga bisa diapa2in... wew! :)
Jadi, setelah dua file ini saya end process, akhirnya... voila, emulator Androidnya sudah bisa jalan seperti semula, dan bisa langsung dijalankan dari plugin nya yang di Eclipse
Demikian tulisan saya kali ini, semoga bermanfaat bagi rekan2 semua
Oleh: Wahyu Kurniawan
Untuk tulisan saya kali ini, saya akan menceritakan sedikit pengalaman saya yang saya alami beberapa waktu yang lalu. Saat saya membuka Eclipse dan menjalankan GenyMotion (Android Virtual Machine) tahu2 GenyMotionnya ngambek dan tidak mau load Emulator seperti biasanya. Muncul pesan ERROR: Incompatible State. Wah ada apa gerangan ya? Yang pertama kali terlintas dalam pikiran saya adalah mungkin servis free nya sudah nggak ada lagi, alias kalau mau pakai harus bayar :)
Tapi saat saya jalankan, ternyata baik2 saja kok, malah ada versi barunya. Jadi saya berasumsi mungkin versi lamanya tidak compatible dengan Virtual Box softwarenya (Saya menggunakan Virtual Box Manager punya Oracle) Tapi setelah saya downloadpun, GenyMotionnya masih ngga mau jalan.
Wah, gawat. Kalau sampai ngga bisa pakai GenyMotion, artinya hanya ada dua opsi. Yang pertama, saya harus pakai real device Android kalau mau ngetes aplikasi saya, atau yang kedua, saya harus menggunakan AVD milik Eclipse yang notabene waktu inisialisasi bisa ditinggal makan mie goreng dulu saking lamanya :)
Setelah nanya kesana kemari ternyata masalahnya cukup sepele. Yaitu ada proses yang nyangkut di service windows, yang dapat kita lihat saat kita membuka Task Manager, yaitu file yang bernama VBoxNetDHCP.exe dan VBoxHeadless.exe. Pantas saja saat saya menjalankan program Virtual Box nya, emulator devicenya ngga bisa diapa2in... wew! :)
Jadi, setelah dua file ini saya end process, akhirnya... voila, emulator Androidnya sudah bisa jalan seperti semula, dan bisa langsung dijalankan dari plugin nya yang di Eclipse
Demikian tulisan saya kali ini, semoga bermanfaat bagi rekan2 semua
Oleh: Wahyu Kurniawan
9:41 PM
Tips: Menghilangkan Title Bar dengan coding
Wahyu Kurniawan
No comments
Tips berikut dapat kita manfaatkan untuk menghilangkan title bar dari aplikasi Android yang kita buat secara coding, yang secara default selalu ada.
Perintahnya sederhana, cukup menuliskan satu baris perintah berikut pada event onCreate
Jangan lupa untuk mengimport classnya:
Oleh: Wahyu Kurniawan
Perintahnya sederhana, cukup menuliskan satu baris perintah berikut pada event onCreate
requestWindowFeature(Window.FEATURE_NO_TITLE);
Jangan lupa untuk mengimport classnya:
import android.view.Window;
Oleh: Wahyu Kurniawan
9:32 PM
Tips: Mengambil sebagian karakter dari sebuah string
Wahyu Kurniawan
No comments
Tips kali ini masih berhubungan dengan string di Java. Terkadang kita perlu mengambil sebagian karakter / substring dari sebuah string. Dari contoh kode berikut:
maka string asubstring akan bernilai h.
Jika kita ingin mendapatkan substring dari indeks tertentu sampai akhir string, maka sintaksnya:
Jika kita ingin mendapatkan substring karakter tertentu sampai akhir string, maka sintaksnya:
Oleh: Wahyu Kurniawan
String hallostring = "hallo";
String asubstring = hallostring.substring(0, 1);
maka string asubstring akan bernilai h.
Berikut ini adalah sintaks umum dari method substring:
String substr=mysourcestring.subString(startIndex,endIndex);
Jika kita ingin mendapatkan substring dari indeks tertentu sampai akhir string, maka sintaksnya:
String substr=mysourcestring.subString(startIndex);
Jika kita ingin mendapatkan substring karakter tertentu sampai akhir string, maka sintaksnya:
String substr=mysourcestring.subString(mysourcestring.indexOf("characterValue"));
Oleh: Wahyu Kurniawan
Monday, October 27, 2014
9:27 AM
Tips: Penanganan Tipe Data String di Android
Wahyu Kurniawan
No comments
Tips berikut ini mungkin bermanfaat bagi pemula developer Android (seperti saya :)) Untuk membandingkan string di bahasa pemrograman umumnya, kita menggunakan tanda sama dengan (equal sign). Namun di bahasa Java, equal sign digunakan untuk membandingkan object, bukan untuk membandingkan contentnya. Java tidak akan memberikan error karena secara syntax tidak ada error, namun output yang dihasilkan tidaklah sesuai dengan apa yang kita inginkan. Berikut ini adalah snippet code, dimana saya mengambil parameter yang dipassing dari Activity sebelumnya, yang akan saya bandingkan dengan string tertentu.
Jika kita perhatikan pada baris terakhir, method equals adalah cara yang tepat yang dapat digunakan untuk pengecekan string, jadi bukan dengan menggunakan tanda = .
Oleh: Wahyu Kurniawan
Intent in = getIntent();
String kelas = in.getStringExtra(“kelas”);
String cek_kelas = kelas.substring(0,1);
cek_kelas = cek_kelas.trim();
if (cek_kelas.equals(“1″)) {
…..
Jika kita perhatikan pada baris terakhir, method equals adalah cara yang tepat yang dapat digunakan untuk pengecekan string, jadi bukan dengan menggunakan tanda = .
Oleh: Wahyu Kurniawan
9:20 AM
Tips: Membuat Spinner dengan Array
Wahyu Kurniawan
1 comment
Tips kali ini berbicara tentang object spinner yang ada di Android. Object ini seperti selection list di HTML dan drop down di program desktop, dimana mampu menyimpan lebih dari satu nilai dan biasanya digunakan untuk pilihan. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan, namun yang akan saya informasikan disini adalah cara yang paling sederhana, yaitu dengan memasukkan nilai ke dalam file xml. Tentu saja, dengan cara seperti ini, nilai yang terdapat dalam spinner menjadi kurang dinamis. Pertama-tama, kita edit file string.xml di folder /res/values untuk memasukkan nilai array nya:
Selanjutnya, pada file xml layoutnya, kita akan sisipkan object spinnernya:
Dan berikut adalah program di dalam class nya:
yang biasanya diletakkan pada event onCreate
Demikianlah cara sederhana untuk menggunakan object spinner dengan nilai yang sudah didefinisikan terlebih dahulu, semoga bermanfaat buat kita semua.
Oleh: Wahyu Kurniawan
<string-array name=”type”> <item>1</item> <item>2<item> </string-array>
Selanjutnya, pada file xml layoutnya, kita akan sisipkan object spinnernya:
<Spinner: android:id=”@+id/spinner_type” android:entries=”@array/type” />
Dan berikut adalah program di dalam class nya:
spinner_text = (Spinner) findViewById (R.id.spinner_type)
yang biasanya diletakkan pada event onCreate
Demikianlah cara sederhana untuk menggunakan object spinner dengan nilai yang sudah didefinisikan terlebih dahulu, semoga bermanfaat buat kita semua.
Oleh: Wahyu Kurniawan
Subscribe to:
Comments (Atom)

