1. Instalasi JDK (Java Development Kit)
Dasar Android adalah native code Java, jadi untuk membuat program aplikasi Android, pertama-tama kita butuhkan program Java Development Kit (JDK). Langsung saja unduh versi terbarunya lewat link ini:
http://www.oracle.com/technetwork/java/javase/downloads/index.html
Lalu lakukan proses instalasi seperti biasa, segera setelah Java terinstall pada komputer Anda, Anda bisa terus mengupdate versi terbarunya lewat notifikasi yang senantiasa muncul jika ada versi terbaru.
2. Unduh ADT (Android Development Tool)
Sebenarnya ada beberapa cara untuk dapat ngoding Android, yaitu dengan mengunduh Java IDE, baru kemudian dari IDE tersebut, kita unduh plugin Android. Namun dari situs resminya Android, ternyata sudah disediakan bundle ADT, dimana pada saat kita unduh, sudah ada Java IDE nya dan juga SDK (Standard Development Kit) Manager nya. Berikut adalah contoh tampilan dari SDK Android:
SDK Manager adalah tools yang digunakan untuk mengunduh versi-versi Android beserta kelengkapannya. Nantinya kita tidak perlu mengunduh semua versi tersebut. Saya sarankan kita akan mengunduh Android versi 4.3 yang konon kabarnya merupakan versi Android yang paling sering digunakan pada saat tulisan ini dibuat. Langsung saja kita unduh bundle ADT nya melalui link berikut ini:
Setelah proses unduh selesai, kita copykan folder ADT yang sudah kita unduh ke drive C. Tidak perlu dilakukan proses instalasi karena bundle ini sudah langsung bisa digunakan.
3. Bekerja dengan Eclipse (Java IDE)
Java IDE (Integrated Development Environment) atau interface yang kita gunakan untuk ngoding Android nantinya adalah Eclipse. Saat tulisan ini dibuat, Eclipse versi terbarunya dinamakan Eclipse Luna, dan versi Luna inilah yang saya gunakan untuk menuliskan kode-kode program Android. Saat kita menjalankan Eclipse, kita akan selalu ditanya folder workspace, yaitu folder dimana nantinya kita gunakan untuk menyimpan file2 project Android kita. Saya sarankan untuk tetap menggunakan posisi default yang sudah ditentukan oleh Eclipse, yaitu yang disimpan di dalam folder Users/workspace.
Sampai pada langkah ini, kita sudah siap menuliskan kode-kode program Java untuk menghasilkan aplikasi Android.
4. Instalasi AVD (Android Virtual Device)
Untuk melihat output dari kode program yang kita buat, kita bisa langsung menghubungkan Android kita ke komputer, dan pada saat kita run, target yang dipilih adalah device Android kita yang sudah terkoneksi. Namun sebenarnya kita bisa juga membuat emulator Android, atau yang biasa dikenal dengan AVD, Android Virtual Device. Kita pilih emulator device yang akan kita gunakan. Yang perlu kita catat, dalam kondisi tertentu, proses inisialisasi emulator ini bisa memakan waktu yang sangat lama, jadi disarankan untuk menggunakan tipe device dengan spesifikasi yang biasa saja. Namun jangan kuatir, setelah emulator aktif, untuk selanjutnya tidak perlu menunggu lama apabila programnya di run.
Oleh: Wahyu Kurniawan

Link download ADT nya broken gan, tolong di revisi...
ReplyDeleteokay mas bro. sudah direvisi. terima kasih atas informasinya.
ReplyDeleteMantap gan
ReplyDeletetrims agan tinez :)
ReplyDelete